Khofifah Sapa UMKM dan Seniman di Pasar Takjil Taman Krida Budaya Malang

pemerintahan | 22 Februari 2026 11:28

 

Momentum buka bersama juga dirangkaikan dengan penyerahan 46 Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Tahun 2025 dari Kementerian Kebudayaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang kemudian diserahkan kepada para bupati dan wali kota penerima.

 

Puluhan WBTB tersebut mencakup ekspresi budaya, tradisi, kesenian, kuliner, dan upacara adat dari berbagai daerah. Di antaranya Batik Ghentongan Tanjung Bumi dan Topeng Patengteng (Bangkalan), Angklung Banyuwangi, Oklik (Bojonegoro), Tape Bondowoso, Pasar Bandeng dan Kupat Keteg (Gresik), Sego Boran (Lamongan), Tari Glipang Rodat (Lumajang), Wayang Krucil Sriguwak (Ngawi), Wayang Kulit Madura (Pamekasan), Kaweng Tengger (Pasuruan), Tari Gambuh Sumenep, Batik Tenun Gedhog Tuban, Jaranan Sentherewe (Tulungagung), Lontong Balap (Surabaya), hingga Tahu Takwa (Kediri).

 

Khofifah menekankan, penetapan WBTB bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan tanggung jawab kolektif untuk menjaga keberlanjutan budaya di tengah arus modernisasi.

 

“Warisan budaya ini harus tetap hidup, diwariskan, dan mampu memberi manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Pasar Takjil di Taman Krida Budaya Malang pun menjadi simbol sinergi antara penguatan ekonomi rakyat, pelestarian kebudayaan, dan nilai kebersamaan Ramadan di Jawa Timur. (ivan)