Menurutnya, penguatan UMKM dan masuknya investasi baru menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja. Kebijakan tersebut memberikan peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan berkontribusi pada perekonomian Jawa Timur.
Selain itu, percepatan transformasi digital yang dilakukan Pemprov Jatim dinilai berhasil meningkatkan efisiensi tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Digitalisasi mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas.
Di sektor riil, Pemprov Jatim juga memperkuat sektor pertanian dan perikanan melalui peningkatan produksi dan kualitas hasil. Upaya ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
Pembangunan infrastruktur turut menjadi perhatian, termasuk perbaikan jalan, pengembangan pelabuhan, serta peningkatan layanan transportasi umum. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.