Meski demikian, ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik serta menjawab seluruh catatan fraksi DPRD sebelum keputusan final diambil.
“Kita perlu tata kelola yang baik. Pertanyaan-pertanyaan dari DPRD terkait landasan kinerja, optimalisasi laba ditahan untuk memperkuat kapasitas penjaminan, harus dijawab semua,” tegasnya.
Emil menilai dinamika pembahasan di DPRD merupakan proses konstruktif untuk memastikan keputusan yang matang dan sesuai regulasi.
Sorotan juga muncul terkait porsi penjaminan pada segmen multiguna dan UMKM. Emil menyebut, hal itu menjadi bagian evaluasi lanjutan. Saat ini, Jamkrida telah menjamin lebih dari 100 ribu UMKM dengan target jangka panjang mencapai satu juta UMKM.
“Karena kita sudah menyasar lebih dari 100.000 UMKM, targetnya 1 juta. Nah ini bagaimana wujudkannya? Pertanyaan seperti ini akan didalami,” ujarnya.