SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan percepatan penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) sebagai langkah menuju target Jawa Timur Zero ODOL 2027.
Menurut Khofifah, keberadaan truk ODOL tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga berdampak serius terhadap kerusakan jalan, meningkatnya risiko kecelakaan, hingga menghambat distribusi logistik nasional. Dilansir dari jawapos.com, Senin, (8/3/2026).
“Kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih ini meningkatkan risiko kecelakaan serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (7/3).