Lebih dari sekadar membagikan kitab suci, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu berharap mushaf tersebut menjadi sumber inspirasi dan pedoman hidup dalam keseharian masyarakat, terutama bagi generasi muda.
“Kita berharap mushaf ini tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Khofifah menambahkan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat iman dan akhlak, sehingga Al-Qur’an diharapkan menjadi penguat spiritual di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.