SURABAYA, PustakaJC.co – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) selama 24 jam guna memantau kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda eskalasi konflik.
Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko sekaligus mengantisipasi lonjakan kepulangan PMI menjelang Idulfitri 1447 H. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Jumat, (20/3/2026).
Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menyiapkan skema evakuasi jika kondisi memburuk. Selain itu, BP3MI juga tengah menindaklanjuti laporan warga Situbondo terkait lima PMI di Timur Tengah guna memastikan kondisi dan legalitas penempatan mereka.
“Personel kami siagakan di bandara untuk pendataan sekaligus mengantisipasi kemungkinan evakuasi. Fasilitas seperti tim medis, ambulans, hingga lounge khusus juga telah disiapkan di Bandara Juanda bagi PMI yang tiba,” ujar Gimbar, Kamis, (19/3/2026).