Kereta Api Jadi Primadona, Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Naik 8,58 Persen

pemerintahan | 23 Maret 2026 12:36

Kereta Api Jadi Primadona, Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Naik 8,58 Persen
Kepadatan penumpang kereta api di Stasiun Banyuwangi Kota. (dok suarasurabaya)

JAKARTA, PustakaJC.co – Arus mudik Lebaran 2026 mencatat peningkatan signifikan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum naik 8,58 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan kereta api menjadi moda transportasi paling diminati.

 

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyebut pergerakan pemudik hingga hari H Lebaran masih tinggi, namun tetap dalam kondisi terkendali. Dilansir dari suarasurabaya.net, (23/3/2026).

 

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujar Ernita, Senin, (23/3/2026).

 

 

 

 

Secara kumulatif, jumlah penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret) hingga hari H (21 Maret) mencapai 10.887.584 orang. Angka ini meningkat dari periode Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 10.027.482 penumpang.

 

Dari sisi moda transportasi, kereta api menjadi pilihan utama dengan total 3.349.343 penumpang atau naik 13,46 persen. Disusul angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 penumpang (naik 14,01 persen), angkutan udara 2.397.192 penumpang (naik 2,95 persen), dan angkutan bus 1.693.931 penumpang (naik 9,37 persen). Sementara angkutan laut tercatat sebanyak 783.114 penumpang.

 

Pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3/2026), jumlah penumpang angkutan umum mencapai 873.916 orang. Kereta api melayani 364.649 penumpang, terdiri dari 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan.

 

Untuk angkutan udara, jumlah penumpang mencapai 206.785 orang, dengan rincian 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Angkutan penyeberangan mencatat 177.564 penumpang, bus 103.777 penumpang, dan angkutan laut 21.141 penumpang.

 

 

 

Selain pergerakan penumpang, lalu lintas kendaraan juga mengalami peningkatan di sejumlah titik. Pada hari H, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat 193.237 unit, sementara yang masuk 122.074 unit.

 

Secara keseluruhan, pergerakan kendaraan di gerbang tol Jabodetabek mencapai 380.753 unit, sedangkan di luar Jabodetabek sebanyak 353.546 unit. Di jalur arteri, kendaraan keluar dari Jabodetabek mencapai 601.275 unit dan yang masuk 460.089 unit.

 

Kemenhub memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada Selasa (24/3/2026) atau H+3. Masyarakat diimbau mengatur jadwal perjalanan untuk menghindari kepadatan.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal, menghindari waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal agar perjalanan tetap aman dan nyaman,”pungkas Ernita. (ivan)