SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa tradisi riyayan bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Dengan bersalaman langsung dengan masyarakat, insya Allah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Khofifah saat hari terakhir riyayan di kediamannya di Surabaya, Senin, (23/3/2026).
Menurutnya, tradisi riyayan menjadi ruang penting untuk membangun kedekatan emosional sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik di Jawa Timur. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (24/3/2026).