Khofifah Raih East Java Maritime Awards 2026, Dinilai Berjasa Majukan Sektor Kelautan Jatim

pemerintahan | 20 Juni 2026 13:29

Khofifah Raih East Java Maritime Awards 2026, Dinilai Berjasa Majukan Sektor Kelautan Jatim
(dok kominfojatim)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima penghargaan East Java Maritime Awards 2026 kategori Penggerak Pembangunan Kelautan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (19/6/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen Khofifah dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan kemaritiman di Jawa Timur. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pemimpin Redaksi JTV Abdul Rokhim bersama Kepala Marketing JTV Mashudi dan Produser News JTV Fery Maulina.

Penganugerahan East Java Maritime Awards 2026 menjadi bagian dari rangkaian Maritim Fest yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Nelayan Nasional dan Hari Pelayaran. Tahun ini, perayaan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya.

Penghargaan yang diterima Khofifah menambah deretan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan potensi kelautan dan perikanan terbesar di Indonesia. Didukung garis pantai yang panjang serta kawasan pesisir yang luas, sektor ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

Melalui berbagai program pembangunan, Pemprov Jatim terus mendorong penguatan infrastruktur pendukung, peningkatan kesejahteraan nelayan, pengembangan pelabuhan perikanan, hingga optimalisasi hilirisasi hasil perikanan guna menciptakan ekonomi maritim yang berkelanjutan.

East Java Maritime Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada berbagai pihak yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap kemajuan sektor kemaritiman di Jawa Timur. Penerima penghargaan berasal dari unsur pemerintah, perusahaan swasta, akademisi, mahasiswa hingga individu yang berperan dalam pengembangan industri maritim dan pengolahan hasil laut.

Penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian tim juri independen yang berasal dari kalangan akademisi dan organisasi kemaritiman. Penilaian mencakup aspek inovasi, dampak program, kontribusi terhadap pengembangan sektor maritim, serta keberlanjutan manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

Pemprov Jatim berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembangunan sektor kelautan yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Jawa Timur sebagai pusat ekonomi maritim di kawasan timur Indonesia. (nov)