Perwakilan pengemudi ojol wilayah Surabaya–Sidoarjo, Yuliawati, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai, momen ini bukan hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara pengemudi dan pemimpin daerah.
Ia juga menyoroti perhatian Khofifah terhadap pengemudi perempuan yang banyak menjadi tulang punggung keluarga.
“Harapannya, dukungan ini terus berlanjut agar kesejahteraan pekerja informal, khususnya pengemudi perempuan, semakin meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam merangkul pekerja sektor informal melalui pendekatan humanis dan kebersamaan di momen keagamaan. (ivan)