Khofifah Ingatkan Validitas Data Jadi Kunci Keberhasilan Digitalisasi Bansos

pemerintahan | 30 Juni 2026 20:05

Khofifah Ingatkan Validitas Data Jadi Kunci Keberhasilan Digitalisasi Bansos
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6).

JAKARTA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bantuan sosial (bansos) tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kualitas dan akurasi data penerima manfaat.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6).
Menurut Khofifah, masih terdapat potensi inclusion error maupun exclusion error akibat adanya masyarakat yang belum terdaftar atau data penerima bantuan yang belum sepenuhnya terverifikasi.
"Potensi inclusion error dan exclusion error ini akan terus terjadi apabila unregistered people belum terselesaikan. Data yang belum terverifikasi di Jawa Timur berpotensi menjadi exclusion error," jelasnya.