Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memperkuat proses pemutakhiran data penerima bantuan dengan menghadirkan informasi yang lebih rinci dan akurat agar kualitas basis data bansos semakin baik.
Selain persoalan data, Khofifah juga menyampaikan sejumlah pengalaman lapangan sebagai bahan evaluasi nasional. Di antaranya mengenai penyesuaian dukungan operasional bagi pilar-pilar sosial yang terdampak efisiensi anggaran serta penyempurnaan mekanisme pembukaan rekening bagi penerima bantuan sosial.
Menurutnya, penyempurnaan tata kelola tersebut akan mempercepat proses penyaluran bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas perlindungan sosial kepada masyarakat.