Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga nama baik Kota Kediri selama berada di perantauan. Para pemudik diharapkan dapat menjadi representasi masyarakat Kediri yang dikenal ramah, religius, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong.
Sementara itu, proses pemberangkatan dilakukan di Terminal Tamanan Kota Kediri. Sebelum bus diberangkatkan, dilakukan ramp check untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, administrasi lengkap, serta pengemudi dalam keadaan sehat.
Salah satu peserta, Isnan Munawar, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut, terutama karena ia mudik bersama keluarga besar.
“Bagi saya yang mudik dengan jumlah tujuh orang ini sangat terbantu. Pelayanan juga semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Pemkot Kediri menegaskan akan terus meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk program transportasi gratis, guna mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan terjangkau. (ivan)