Gatot menjelaskan, Pemprov Jatim sebenarnya telah melakukan antisipasi cuaca ekstrem sesuai arahan Gubernur Khofifah Indar Parawansa melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Namun, keterbatasan sortie membuat tidak semua wilayah bisa tertangani, termasuk Pasuruan.
Akibat banjir, akses menuju Dusun Balongrejo hanya bisa ditempuh menggunakan perahu warga karena jalan dan persawahan terendam air. Kondisi ini memaksa aktivitas warga lumpuh total.
Pemerintah daerah juga mengingatkan warga untuk mematikan aliran listrik di area terdampak guna menghindari risiko korsleting dan sengatan listrik.