SURABAYA, PustakaJC.co - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kini bersiap memasuki fase operasional. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyalurkan truk dan pikap impor dari India secara bertahap.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono berharap, kendaraan yang disalurkan mampu mendukung aktivitas Kopdes/Kel Merah Putih yang telah siap beroperasi. Dilansir dari antaranews.com, Senin, (30/3/2026).
“Sudah ada yang disalurkan di koperasi-koperasi desa, dan rasanya sudah memadai untuk mendukung operasional,” ujar Ferry saat Halalbihalal di Kemenkop, Jakarta, Senin, (30/3/2026).
Ferry menambahkan, penyaluran akan mengikuti progres pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih. Setiap koperasi yang telah rampung akan langsung dilengkapi dengan kendaraan operasional.
“Secara bertahap, begitu ada koperasi yang rampung bangunan fisik dan alat kelengkapannya, langsung kita lengkapi dengan truk dan pikap,” jelasnya.
Menkop juga menegaskan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan dukungan dari industri otomotif nasional. Namun, jika kapasitas produksi lokal belum mencukupi, kendaraan impor tetap akan digunakan.
“Kita tetap mengutamakan industri otomotif nasional, tapi sisanya akan diimpor agar kebutuhan operasional koperasi terpenuhi,” kata Ferry.
Saat ini, ribuan truk dan pikap sudah didistribusikan ke sekitar 2.400 koperasi. Setiap koperasi akan menerima satu truk, satu pikap, dan sepeda motor untuk memudahkan mobilitas barang dari desa ke luar maupun sebaliknya.
Impor ini terdiri dari 35 ribu unit pikap 4×4 produksi Mahindra Ltd, serta 70 ribu unit dari Tata Motors yang mencakup 35 ribu pikap 4×4 dan 35 ribu truk roda enam, dengan total nilai mencapai Rp24,66 triliun. (ivan)