Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat inflasi Jawa Timur pada 2025 sebesar 2,93 persen (y-on-y), masih dalam rentang target nasional. Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat di angka 110,25.
Di sektor investasi, capaian mencapai Rp147,7 triliun—tertinggi dalam enam tahun terakhir. Sementara ekspor meningkat 16,61 persen, didorong kinerja ekspor nonmigas dan misi dagang dalam maupun luar negeri.
Pada aspek kesejahteraan, angka kemiskinan turun menjadi 9,30 persen atau berkurang sekitar 89,53 ribu jiwa. Bahkan dalam periode 2020–2025, Jawa Timur mencatat penurunan kemiskinan terbesar nasional, mencapai 781,68 ribu jiwa.
Tak hanya itu, jumlah Desa Mandiri di Jawa Timur mencapai 4.716 desa berdasarkan keputusan Kementerian Desa PDTT tahun 2025. Tingkat ketimpangan juga membaik, dengan rasio gini 0,359—terendah dalam enam tahun terakhir.
Capaian ini mempertegas posisi Jawa Timur sebagai salah satu motor utama ekonomi nasional dengan kinerja yang stabil dan inklusif. (ivan)