Dari total tersebut, sekitar 5,3 juta merupakan wisatawan nusantara (wisnus), sementara 14 ribu lainnya wisatawan mancanegara (wisman).
Tak hanya itu, mobilitas wisatawan selama periode Lebaran diproyeksikan mencapai 19 juta pergerakan. Lonjakan ini berdampak langsung pada geliat ekonomi daerah, terutama sektor UMKM dan pelaku usaha di sekitar destinasi wisata.
Sejumlah destinasi unggulan menjadi magnet utama. Untuk wisatawan mancanegara, favoritnya antara lain Air Terjun Tumpak Sewu, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kawah Ijen, Kampung Warna-Warni Jodipan, dan Kampung Tridi Kesatrian.
Sementara itu, wisatawan domestik lebih banyak memilih destinasi keluarga dan alam seperti Telaga Sarangan, Kebun Binatang Surabaya, Pantai Klayar, Monumen Simpang Lima Gumul, serta kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
“Tren ini menunjukkan wisata berbasis keluarga dan alam masih menjadi pilihan utama masyarakat, terutama saat momentum Lebaran,” tambah Khofifah.