Dalam pelaksanaannya, BBPJN Jatim–Bali menangani penuh aspek teknis konstruksi. Sementara pengaturan lalu lintas dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan, kepolisian, serta dukungan jalur alternatif dari Jasa Marga.
Pemerintah juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak kemacetan. Dari arah Surabaya, kendaraan dialihkan melalui Simpang Karangketug menuju Jalan Gatot Subroto, lalu ke Jalan Urip Sumoharjo hingga Tol Sutojayan.
Sedangkan dari arah Probolinggo, arus kendaraan diarahkan melalui Tol Grati, Blandongan, Bulu, Purutrejo hingga Kebonagung.
Selama proyek berlangsung, Jalan Ir. Juanda akan ditutup total. Pemerintah memastikan sosialisasi kepada masyarakat dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.
Koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna menjamin proyek berjalan lancar serta meminimalkan gangguan mobilitas warga. (ivan)