SURABAYA, PustakaJC.co – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke Gardu Induk Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kV Undaan, Surabaya, Jumat, (3/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan strategis terhadap operasional dan pengembangan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Bagian Timur dan Bali. Dilansir dari surabayapagi.com, Sabtu, (4/4/2026).
Rombongan Dewan Komisaris yang hadir antara lain Yazid Fanani, Mutanto Juwono, Andi Arief, Dwi Badarmanto, dan Ali Mundakir. Mereka didampingi Executive Vice President Transmisi Sumatera Jawa Madura dan Bali, Tejo Wihardiyono, bersama jajaran manajemen PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali.
GIS 150 kV Undaan merupakan salah satu aset vital PLN dengan kapasitas transformator 2 × 60 MVA. Gardu induk ini berperan penting dalam menyuplai listrik ke sejumlah pelanggan prioritas, seperti Kantor Gubernur Jawa Timur, Polresta Tanjung Perak, RSUD Dr. M. Soewandhie, Kantor OJK KR 4 Jawa Timur, hingga kawasan bisnis dan perhotelan di Surabaya.
Dalam arahannya, Dewan Komisaris mengapresiasi kinerja PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali dalam menjaga keandalan sistem. Namun, mereka juga menegaskan sejumlah poin strategis yang harus segera ditindaklanjuti, terutama terkait percepatan penyelesaian program dan penguatan sistem operasional.
Executive Vice President Transmisi Sumatera Jawa Madura dan Bali, Tejo Wihardiyono, menegaskan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti arahan tersebut secara konkret.
“Setiap arahan Dewan Komisaris menjadi prioritas bagi kami untuk segera ditindaklanjuti secara terukur. Kami memastikan program strategis berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi perusahaan,” ujarnya.
Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya penyelesaian seluruh program kerja secara menyeluruh serta menempatkan aspek keselamatan ketenagalistrikan sebagai prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
Sementara itu, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam menjaga keandalan sistem tanpa gangguan.
“Kami fokus pada keandalan sistem, penguatan K3 dengan prinsip zero accident, serta memastikan proyek strategis selesai tepat waktu dan memberi nilai tambah,” tegasnya.
Melalui kunjungan ini, PLN kembali menegaskan perannya sebagai perpanjangan tangan negara dalam menyediakan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di Jawa Timur hingga Bali. (ivan)