SURABAYA, PustakaJC.co – Komitmen Polda Jawa Timur dalam memberantas perdagangan satwa liar ilegal mendapat pengakuan internasional. Penghargaan diberikan oleh U.S. Fish and Wildlife Service (USFWS), lembaga Pemerintah Amerika Serikat yang bergerak di bidang konservasi.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh James A. Markley kepada jajaran Direktorat Polairud Polda Jatim, Kamis, (2/4/2026), sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan penegakan hukum lintas negara dalam kasus perdagangan satwa liar. Dilnansir dari jatimpos.com, Minggu, (5/3/2026).
“Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Timur, atas dedikasi dan profesionalisme dalam menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi,” tegas Markley.
Penghargaan tersebut ditujukan kepada Kapolda Jatim Nanang Avianto dan Dirpolairud Arman Asmara Syarifuddin, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wadir Polairud AKBP Ahmad Nanang Wibowo.
Markley menegaskan, kolaborasi ini bukan sekadar keberhasilan operasional, tetapi juga fondasi penting bagi kerja sama strategis ke depan, terutama dalam perlindungan keanekaragaman hayati dan keamanan kawasan perairan.
Selain seremoni penghargaan, pertemuan juga membahas peluang kerja sama lanjutan, mulai dari pelatihan bersama, pertukaran informasi, hingga penguatan koordinasi lintas negara dalam menangani kejahatan satwa liar.
Sementara itu, Kombes Pol. Arman menyebut penghargaan ini sebagai dorongan moral bagi institusinya untuk terus meningkatkan kinerja.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pengamanan wilayah perairan sekaligus menjaga kelestarian satwa liar,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi internal serta dukungan masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus-kasus perdagangan ilegal.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan Polda Jatim telah memberi dampak tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global—terutama dalam menjaga stabilitas keamanan maritim dan kelestarian lingkungan. (ivan)