JLKT Bromo Jadi Kunci Tata Kelola Wisata Lebih Tertib dan Berkelanjutan

pemerintahan | 13 April 2026 19:09

 

Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan sinergi antara pemerintah daerah, pengelola konservasi, dan Kementerian Kehutanan untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kelestarian alam.

 

Penataan JLKT mencakup pembangunan jalur sepanjang sekitar 13 kilometer dengan lebar 18 meter. Fasilitas pendukung juga disiapkan, mulai dari tiga rest area, empat kantong parkir, hingga ribuan patok pembatas jalur dan puluhan sumur resapan guna menjaga daya dukung lingkungan.

 

Menariknya, jalur tersebut tidak akan diaspal demi mempertahankan kondisi alami kawasan konservasi. Selain itu, fasilitas seperti toilet dan sumber air juga menjadi perhatian untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.