Khofifah Pimpin PPIH Embarkasi Surabaya 2026, Siap Layani 44.087 Jemaah Haji

pemerintahan | 19 April 2026 06:37

Khofifah Pimpin PPIH Embarkasi Surabaya 2026, Siap Layani 44.087 Jemaah Haji
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat pelantikan sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya 2026 di Gedung Musdalifah, Asrama Haji Surabaya.

SURABAYA, PustakaJC.co — Khofifah Indar Parawansa resmi dilantik sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M. Pelantikan dilakukan oleh Mochamad Irfan Yusuf di Gedung Musdalifah, Asrama Haji Surabaya, Jumat, (17/4/2026).

 

Sebanyak 23 petugas PPIH Embarkasi Surabaya turut dilantik. Mereka mengemban tugas memberikan pembinaan, pelayanan, serta perlindungan bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah sesuai syariat.

 

 

 

 

 

Khofifah menegaskan, total jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini mencapai 44.087 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 43.623 jemaah dan 464 petugas kloter yang terbagi dalam 116 kelompok terbang.

 

Rinciannya, jemaah berasal dari Jawa Timur sebanyak 42.409 orang, Bali 698 orang, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 516 orang. Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 dari Kabupaten Probolinggo, sementara kloter terakhir diberangkatkan pada 20 Mei 2026 dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten/Kota Kediri, dan Kota Surabaya.

 

Menurut Khofifah, besarnya jumlah jemaah menjadikan tugas PPIH sebagai amanah nasional.

 

“Pelayanan yang baik akan mencerminkan kualitas penyelenggaraan haji di Tanah Air. Niatkan setiap pengabdian lillahi ta’ala,” ujarnya.

 

 

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pelayanan, transportasi, kesehatan hingga keamanan. Hal ini diperlukan agar seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan tertib, lancar, dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

 

Khofifah juga mendorong petugas untuk terus berinovasi, adaptif terhadap kondisi, serta mampu mengambil keputusan cepat dan tepat demi memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah.

 

Usai pelantikan, Khofifah bersama Menteri Haji dan Umrah melakukan uji kelayakan makanan (meal test) bagi calon jemaah haji selama penerbangan. Ia memastikan kebutuhan selera jemaah telah diantisipasi, termasuk penyediaan sambal secara terpisah.

 

 

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyatakan seluruh persiapan telah berjalan optimal, termasuk kelengkapan dokumen dan visa jemaah.

 

Ia juga mengungkapkan adanya penambahan kuota bagi jemaah lansia, disabilitas, serta perempuan. Tahun ini, komposisi jemaah perempuan mencapai sekitar 54 persen.

 

“Semangat pengabdian harus sama, dengan standar pelayanan yang sama. Pastikan jemaah berangkat dengan aman, tenang, dan terlayani dengan baik,” tegasnya. (ivan)