Misi Dagang Jatim–Kalteng Tembus Rp 2,5 Triliun, Khofifah Bidik Investasi Multisektor

pemerintahan | 24 April 2026 06:07

 

Sementara itu, Agustiar menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

 

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar yang terbagi dalam tiga zona utama.

 

Zona barat mencakup wilayah seperti Kotawaringin Timur hingga Lamandau dengan potensi perkebunan sawit, pertambangan, hingga pariwisata. Zona tengah meliputi Palangka Raya dan sekitarnya dengan kekuatan pada food estate, industri kreatif, hingga hasil hutan. Sedangkan zona timur memiliki potensi tambang batu bara, emas, serta komoditas perkebunan dan perikanan.

 

“Kegiatan ini menjadi instrumen penting untuk memperluas akses pasar, memperkuat jejaring usaha, dan membuka peluang kerja sama baru yang saling menguntungkan,” tegasnya.

 

Misi dagang ini menjadi bukti konkret bahwa sinergi antardaerah bukan sekadar wacana. Dengan transaksi triliunan rupiah dan peluang investasi terbuka lebar, kolaborasi Jatim–Kalteng berpotensi menjadi motor baru penggerak ekonomi daerah yang lebih merata. (ivan)