20 Pengelola Wisata Gresik Digembleng Sertifikasi BNSP, Pemkab Tekankan Profesionalitas

pemerintahan | 09 April 2026 07:42

20 Pengelola Wisata Gresik Digembleng Sertifikasi BNSP, Pemkab Tekankan Profesionalitas
puluhan pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik saat mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Puluhan pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik mulai didorong naik kelas. Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang digelar selama dua hari, 8–9 April 2026, di Hotel Horison GKB.

 

Peserta berasal dari berbagai lini pengelola wisata, mulai dari wisata GUS Balongpanggang, Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga desa wisata di Gresik. Dilansir dari gresiksatu.com, Kamis, (9/4/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata agar lebih profesional dan mampu bersaing.

 

Pelatihan dibuka langsung Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif. Ia menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pelaku wisata.

 

“Serap ilmu selama dua hari ini dengan maksimal. Sertifikat ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan,” ujarnya, Rabu, (8/4/2026).