Ke depan, Komisi E DPRD Jatim mendorong evaluasi dan langkah antisipasi, khususnya terkait sistem kelistrikan rumah sakit.
“Kami minta rutin checking jaringan listrik, termasuk melibatkan konsultan Medical Electrical,” ujar Untari.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan perlindungan aset rumah sakit melalui asuransi kebakaran agar peralatan medis yang rusak dapat segera tergantikan jika terjadi insiden serupa.
Sementara itu, Rasiyo menilai kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh rumah sakit untuk meningkatkan pengawasan instalasi listrik.
“Ini pengalaman berharga, kontrol listrik harus rutin karena kabel bisa aus dan berpotensi konslet,” ujarnya.