DPRD Jatim Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program KIP Jawara

pemerintahan | 22 Mei 2026 18:27

DPRD Jatim Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program KIP Jawara
Anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso meninjau penyaluran KIP Jawara di Surabaya. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co — Anggota DPRD Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui program Kewirausahaan Inklusif Produktif Jawa Timur Sejahtera (KIP Jawara) yang menyasar perempuan tangguh di Kota Surabaya.

 

Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus memperkuat pelaku usaha kecil di tingkat kampung. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (22/5/2026).

 

“Kami melanjutkan inisiasi dan semangat positif Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penyaluran KIP Jawara sebagai program pemberdayaan ekonomi inklusif bagi perempuan-perempuan tangguh di Kota Surabaya,” kata Cahyo Harjo Prakoso di Surabaya, Jumat, (22/5/2026).

 

 

Menurutnya, KIP Jawara merupakan bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan bersama Dinas Sosial Jawa Timur untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

 

Pada tahun 2026, jumlah penerima manfaat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tercatat sekitar 300 warga menerima bantuan melalui program tersebut.

 

“Tahun ini ada sekitar 300 penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini dipergunakan secara baik, penuh tanggung jawab, akuntabel, dan profesional sehingga benar-benar memberikan dampak positif bagi penerima maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

 

 

 

Cahyo menegaskan, penerima manfaat KIP Jawara tidak hanya didorong meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi perempuan lain di lingkungan tempat tinggalnya.

 

Ia juga menargetkan jumlah penerima manfaat program KIP Jawara dapat kembali meningkat pada tahun 2027 mendatang.

 

“Kami ingin pertumbuhan ekonomi tidak hanya sekadar angka, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat sampai di kampung-kampung Kota Surabaya,” tegasnya.

 

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Jawa Timur, Wiwik, menyebut program KIP Jawara kini telah menjangkau seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

 

 

 

Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyasar perempuan melalui skema Putri Jawara, tetapi juga kepala keluarga laki-laki melalui KPM Jawara sebagai penguat ekonomi keluarga dari kelompok masyarakat rentan.

 

“Program ini bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga bagi kepala keluarga laki-laki dari kelompok masyarakat rentan,” kata Wiwik.

 

Ia menambahkan, sepanjang 2025 penyaluran bantuan KIP Jawara dilakukan dalam tiga tahap dengan total penerima mencapai sekitar 12 ribu orang di Jawa Timur. (ivan)