Selain memastikan stok, Pemprov Jatim juga menyiapkan ribuan petugas pemeriksa hewan kurban untuk menjamin kesehatan ternak yang beredar di masyarakat.
Petugas tersebut terdiri dari 950 dokter hewan, 1.500 paramedik veteriner, 145 pengawas bibit ternak, 75 pengawas mutu pakan, serta 1.997 Juru Sembelih Halal (JULEHA) bersertifikat.
Khofifah menegaskan seluruh ternak kurban telah mendapatkan pengawasan kesehatan melalui vaksinasi, penerapan biosecurity, dan pengobatan ternak secara berkala.
“Ternak-ternak tersebut juga sudah terjamin kesehatannya karena telah dilakukan vaksinasi, biosecurity, dan pengobatan ternak di seluruh wilayah Jawa Timur,” katanya.