Harga Emas Perhiasan Terus Turun, BPS Catat Deflasi Tiga Bulan Berturut-turut

pemerintahan | 03 Juni 2026 07:54

 

Berdasarkan komponennya, inflasi inti tercatat sebesar 0,22 persen dengan andil terbesar mencapai 0,14 persen. Sementara itu, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi 0,52 persen dan komponen harga bergejolak naik 0,22 persen.

 

Secara tahunan atau year on year (yoy), inflasi Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08 persen. Angka tersebut berasal dari kenaikan IHK dari 108,07 pada Mei 2025 menjadi 111,40 pada Mei 2026.

 

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan tingkat inflasi 4,94 persen dan andil 1,43 persen.

 

Sementara itu, inflasi inti tercatat sebesar 2,59 persen dengan andil 1,66 persen. Adapun komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi 2,07 persen dengan andil 0,40 persen, sedangkan komponen harga bergejolak naik 6,24 persen dengan andil 1,02 persen.

 

Penurunan harga emas perhiasan di tengah inflasi yang masih terkendali menjadi sinyal menarik bagi masyarakat, khususnya yang berencana berinvestasi atau membeli perhiasan emas dalam waktu dekat. (ivan)