Khofifah Serahkan Tiga Penghargaan, Expo Konstruksi Jatim 2026 Dorong Inovasi dan Investasi

pemerintahan | 11 Juni 2026 07:36

Khofifah Serahkan Tiga Penghargaan, Expo Konstruksi Jatim 2026 Dorong Inovasi dan Investasi
Gubernur Khofifah Beri Tiga Penghargaan di Expo Konstruksi Jawa Timur 2026. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan tiga kategori penghargaan dalam ajang Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 yang digelar di Grand City Surabaya pada 9–11 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Inovasi Material, Teknologi Konstruksi dan Perumahan yang Tangguh dan Berkelanjutan untuk Mendukung Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara.”

 

Penghargaan kategori Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi Terbaikdiberikan kepada Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Nganjuk. Sementara kategori Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) APBD Terbaik diraih Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Mojokerto. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Kamis, (11/6/2026).

 

Adapun kategori Pengembang Rumah Subsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Terbanyak diberikan kepada  PT Irfa’i Berkah Sejahtera?,  PT Kinansyah Adi Jaya Land?, dan  PT Kokoh Exa Nusantara?.

 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Jawa Timur Periode 2026–2029 sebagai langkah memperkuat sinergi dan pengembangan sektor konstruksi di Jawa Timur.

 

 

Mewakili gubernur, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa Expo Konstruksi menjadi bukti kekompakan pelaku industri konstruksi di Jawa Timur.

 

“Karena kekompakan inilah yang menjadi modal dasar untuk memajukan Jawa Timur. Pelaku industri harus bisa bersanding pada waktunya dan bertanding untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” ujar Emil.

 

Wakil Ketua DPP Gapeksindo, I Putu Geriya Astawa, berharap expo ini mampu melahirkan inovasi material dan teknologi konstruksi berkelanjutan yang dapat mendukung pembangunan di tengah tantangan industri konstruksi saat ini.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 sekaligus Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur, Gentur Prihantono, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memperkuat jejaring kemitraan, mendorong inovasi, serta membuka peluang investasi di sektor infrastruktur, perumahan, permukiman, dan jasa konstruksi.

 

Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 menjadi wadah promosi, edukasi, dan kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi profesi, serta masyarakat jasa konstruksi. Kegiatan ini diikuti 16 principal bahan bangunan, 12 pengembang perumahan, dan 14 perusahaan sponsor, di antaranya  Hutama Karya?,  Semen Gresik?, dan  Bank Jatim?. (ivan)