Tak hanya menjadi daya tarik wisata, sektor wisata bahari juga berkontribusi besar terhadap perekonomian. Subsektor ini menyumbang sekitar 32 hingga 42 persen aktivitas ekonomi pariwisata dan memberikan kontribusi sekitar 1,5 hingga 2 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Menurut Ni Luh, saat ini wisatawan tidak lagi hanya mencari kebahagiaan sesaat ketika berlibur. Mereka ingin memperoleh pengalaman yang mampu menciptakan keterhubungan emosional dengan alam, budaya, dan masyarakat setempat.
Perubahan perilaku wisatawan tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia yang memiliki ribuan pulau, keragaman budaya, serta bentang alam yang unik. Berbagai aktivitas seperti menyelam, pendakian gunung, wisata budaya, hingga petualangan alam kini semakin diminati sebagai bagian dari wisata minat khusus.
Namun di balik peluang tersebut, terdapat tantangan yang harus diperhatikan, terutama terkait aspek keselamatan dan profesionalisme pelaku wisata.