Di Balik Palu Paripurna, PKB Jatim Sentil Pendidikan hingga BUMD

pemerintahan | 14 Mei 2026 08:24

Di Balik Palu Paripurna, PKB Jatim Sentil Pendidikan hingga BUMD
K.H Yoyok Mulyadi, Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, saat menyampaikan pendapat akhir fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur terkait pembahasan LKPJ Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jatim, Surabaya. (foto ivan)

SURABAYA, PustakaJC.co — Lampu-lampu besar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timurmasih menyala terang ketika suara salam membuka jalannya sidang, Rabu, (13/5/2026). Kursi-kursi dewan terisi penuh. Di sisi depan ruangan, jajaran pimpinan dewan duduk berhadapan dengan kursi eksekutif Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

 

Suasana rapat berlangsung formal, namun sesekali menghangat ketika satu per satu fraksi menyampaikan pandangan akhirnya terhadap laporan pansus hasil pembahasan kinerja BUMD dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025.

 

Di tengah agenda yang berlangsung panjang itu, perhatian forum tertuju pada penyampaian juru bicara Fraksi PKB, K.H. Yoyok Mulyadi. Dengan nada tenang namun penuh tekanan kritik, ia membacakan pandangan akhir fraksinya di hadapan forum paripurna.

 

“Masalah pendidikan bukan hanya soal administrasi atau berbagi kewenangan antar dinas, tetapi bagaimana memastikan kepemimpinan sekolah benar-benar mampu meningkatkan kualitas belajar siswa,” tegasnya.