BI: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,96 Persen Jadi Modal Tarik Investasi Berkualitas

pemerintahan | 28 Juni 2026 08:14

 

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Ibrahim menilai sinergi antarlembaga menjadi kunci menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor melalui integrasi Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Daerah (TP2ED) dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

 

Menurutnya, langkah tersebut akan difokuskan pada penyusunan Investment Project Ready to Offer (IPRO), percepatan pengembangan kawasan industri, serta peningkatan daya saing investasi Jawa Timur.

 

"Fokusnya antara lain menyiapkan proyek investasi yang siap ditawarkan atau Investment Project Ready to Offer (IPRO), mempercepat pengembangan kawasan industri, serta meningkatkan daya saing investasi Jatim," katanya.

 

Pelaksana Harian Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur Horas V.M. Tarihoran menambahkan, perluasan akses pembiayaan melalui sektor jasa keuangan menjadi faktor penting untuk memperkuat investasi sekaligus mendukung pengembangan UMKM dan meningkatkan inklusi keuangan di daerah.