Investasi Rp200 Miliar di Banyuwangi Perkuat Industri Pengganti Impor dan Serap Ratusan Tenaga Kerja

pemerintahan | 04 Juli 2026 08:30

 

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik hadirnya investasi baru tersebut. Menurutnya, iklim investasi yang kondusif akan berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, penurunan angka pengangguran, hingga pengentasan kemiskinan.

 

“Kehadiran investasi seperti ini membuka lapangan kerja, menurunkan pengangguran, dan pada akhirnya ikut menekan angka kemiskinan di Banyuwangi,” kata Ipuk.

 

Ia menambahkan, investasi di sektor pengolahan hasil laut sangat selaras dengan potensi Banyuwangi sebagai salah satu daerah penghasil perikanan terbesar di Jawa Timur. Industri tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil laut dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

 

Perwakilan PT Sunrise Masami Internasional, Sherly Indrawati Aminoto, menjelaskan pabrik memiliki kapasitas produksi sekitar 50 juta kaleng per bulan atau setara 600 juta kaleng per tahun. Seluruh hasil produksi akan memasok kebutuhan industri pengolahan makanan di dalam negeri maupun pasar ekspor.