Pasar Murah ke-82 di Bangkalan Diserbu Warga, Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

pemerintahan | 07 Juli 2026 08:18

 

Tak hanya menyediakan bahan pokok, Pasar Murah ke-82 juga menghadirkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran stan UMKM diharapkan mampu memperluas pemasaran produk lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat Bangkalan.

 

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, transaksi penjualan bahan pokok selama kegiatan mencapai Rp63.352.000. Sementara transaksi produk UMKM sebesar Rp5.539.000. Dengan demikian, total nilai transaksi Pasar Murah ke-82 mencapai Rp68.891.000.

 

Gubernur Khofifah menegaskan pasar murah merupakan salah satu strategi Pemprov Jatim untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pasar Murah menjadi salah satu upaya konkret mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat,” ujar Khofifah.

 

Program Pasar Murah terus digelar secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Melalui penyediaan bahan pokok dengan harga di bawah pasar, pemerintah berharap masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika harga pangan. (ivan)