SURABAYA, PustakaJC.co – Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur meninjau kesiapan transformasi digital di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur melalui kegiatan monitoring yang digelar pada Senin, (6/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pengembangan inovasi digital berjalan optimal guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Rombongan Komisi A melakukan peninjauan terhadap kinerja Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang Aplikasi Informatika, Bidang Data dan Statistik, serta Bidang Persandian dan Keamanan Informasi yang menjadi tulang punggung layanan digital Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (7/7/2026).
Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansa, mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan infrastruktur digital dan layanan yang dikelola Diskominfo Jatim dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.
“Kami melihat langsung infrastruktur yang dikelola Diskominfo Jatim serta layanan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan etalase informasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kunjungan ini menjadi evaluasi bersama untuk melihat seberapa siap Jawa Timur menghadapi persaingan di era digital,” ujarnya.
Menurut Dedi, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut pemerintah terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan digital, khususnya pada aspek keamanan sistem, kecepatan layanan, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi.
“Di era perkembangan teknologi yang sangat cepat ini kita tidak bisa mengatakan semuanya sudah sempurna. Yang harus dilakukan adalah terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan peningkatan, terutama pada aspek keamanan sistem dan aplikasi,” katanya.
Ia menilai hasil monitoring menunjukkan Diskominfo Jatim telah memiliki kesiapan yang baik dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Meski demikian, inovasi dan penguatan sistem harus terus dilakukan agar pelayanan publik semakin efektif, aman, dan mudah diakses masyarakat.
“Kami optimistis apa yang kami lihat hari ini menunjukkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki kesiapan yang baik menghadapi perkembangan dunia digital. Ke depan, kualitas layanan dan keamanan sistem harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menyambut baik kunjungan Komisi A DPRD Jatim sebagai bagian dari fungsi pengawasan sekaligus penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mempercepat transformasi digital di Jawa Timur.
Menurut Sherlita, Diskominfo Jatim terus mengembangkan berbagai inovasi digital yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan keamanan siber, keterbukaan informasi, serta pembangunan infrastruktur digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Saat ini, Diskominfo Jatim juga memperkuat kapasitas Data Center Jawa Timur menuju ekosistem Pusat Data Nasional, memperluas layanan digital melalui platform Majapahit Digital (Majadigi), memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pelayanan informasi publik, serta meningkatkan sistem keamanan siber melalui pemantauan dan penanganan insiden secara cepat.
Selain itu, Diskominfo Jatim terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui penguatan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), edukasi literasi digital, pengembangan Klinik Hoaks, hingga penyediaan layanan informasi yang inklusif bagi penyandang disabilitas agar seluruh masyarakat memperoleh akses informasi yang mudah, aman, dan setara. (ivan)