Pemerintah Akui Distribusi Pangan Hambat Program MBG

pemerintahan | 15 Juli 2026 07:50

Pemerintah Akui Distribusi Pangan Hambat Program MBG
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi DPR terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah mengakui distribusi pangan dan kesiapan rantai pasok masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah memahami berbagai kendala yang muncul pada tahap awal implementasi program prioritas nasional tersebut. Menurutnya, kesiapan jalur distribusi pangan dan kapasitas logistik menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat agar pelaksanaan MBG berjalan optimal. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (15/7/2026).

 

“Pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan. Tantangan awal dalam mengeksekusi program ini bertumpu pada kesiapan rantai pasok, jalur distribusi pangan, dan kapasitas logistik, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal,” ujar Purbaya dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (14/7/2026).