SURABAYA, PustakaJC.co – Euforia semifinal Piala Dunia FIFA 2026 mewarnai halaman Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur saat ratusan masyarakat mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Prancis melawan Spanyol, Rabu, (15/7/2026) dini hari.
Laga yang dimulai pukul 02.00 WIB itu berakhir dengan kemenangan Spanyol 2-0 atas Prancis. Sejak sebelum pertandingan dimulai, pendukung kedua tim telah memadati area nobar yang menggunakan layar videotron berukuran besar. Sorak-sorai penonton terus terdengar sepanjang pertandingan. Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (15/7/2026).
Selain menjadi ajang menyaksikan sepak bola dunia, kegiatan tersebut juga membawa dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah stan makanan dan minuman yang beroperasi di lokasi terlihat ramai dikunjungi hingga banyak produk terjual habis.
Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur Mohammad Ali Kuncoro hadir bersama masyarakat menikmati jalannya pertandingan. Acara semakin meriah dengan kehadiran legenda sepak bola Indonesia Uston Nawawi dan komika Beta Sofyan yang bertugas sebagai komentator.
Uston menilai pertandingan berlangsung menarik meski Spanyol tampil dominan sejak awal laga.
“Laga pertandingan hari ini cukup seru ya. Cuma memang kita lihat Spanyol sangat dominan, seperti yang kita prediksi sebelumnya. Memang selama di babak penyisihan Prancis sangat superior, tapi permasalahannya yang dilawan adalah tim Spanyol,” ujarnya.
Mantan pemain Timnas Indonesia itu juga mengapresiasi penyelenggaraan nobar oleh DPRD Jatim karena mampu menghadirkan ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus mendukung perputaran ekonomi UMKM.
“Kalau menurut saya cukup bagus ya, di mana di sini DPRD Provinsi menyelenggarakan nonton bersama dengan masyarakat di Surabaya khususnya. Dan itu bagus untuk euforia Piala Dunia dan UMKM di sekitar sini,” katanya.
Uston turut memberikan prediksi untuk semifinal lainnya yang mempertemukan Argentina melawan Inggris. Menurutnya, laga tersebut akan berlangsung sengit karena memiliki sejarah panjang rivalitas kedua negara.
“Sama seperti hari ini, cukup seru dan tentunya ada bumbu-bumbu yang sangat menarik di mana sejarah pertemuan Inggris dan Argentina, salah satunya ada gol tangan Tuhan dari Diego Armando Maradona. Kebanyakan Inggris kalah melawan Argentina, tapi untuk besok saya menjagokan Inggris,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan permainan Inggris di bawah pelatih Thomas Tuchel menjadi alasan utama dirinya menjagokan The Three Lions.
“Karena dilihat dari sejarah permainan, sekarang Inggris lebih meningkat, lebih berkembang dengan pelatih Thomas Tuchel. Kalau selama ini mungkin 10–15 tahun lalu Inggris memainkan sepak bola kick and rush, tapi sekarang mereka berani bermain dari belakang, memainkan progressive possession dan lebih terstruktur,” pungkasnya. (ivan)