Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Kebersamaan Warga Jatim

pemerintahan | 20 Juli 2026 18:23

Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Kebersamaan Warga Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyaksikan final Piala Dunia 2026 bersama warga dalam kegiatan nonton bareng yang digelar Pemprov Jatim. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga, Senin, (20/7/2026). Selain menjadi sarana menyaksikan pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat kebersamaan masyarakat Jawa Timur.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir menyaksikan langsung laga final yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol. Ia didampingi jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim dan berbaur bersama masyarakat yang antusias mengikuti pertandingan hingga usai. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (20/7/2026).

 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro mengatakan, penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang mampu memperkuat ikatan sosial masyarakat melalui olahraga.

 

“Lebih dari sekadar nonton bareng, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan masyarakat,” ujar Hadi.

 

 

 

Menurutnya, sepak bola memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, momen final Piala Dunia dimanfaatkan untuk membangun semangat persaudaraan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga.

 

Hadi menambahkan, sportivitas yang ditunjukkan para peserta Piala Dunia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Jawa Timur dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam ajang Piala Dunia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Jawa Timur untuk terus bersatu, berprestasi, dan menumbuhkan keyakinan bahwa Indonesia suatu saat mampu tampil di panggung Piala Dunia,” katanya.

 

Pada pertandingan final tersebut, Tim Nasional Spanyol berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Ferran Torres menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan Spanyol mengangkat trofi juara dunia.

 

 

Sorak sorai penonton pecah ketika peluit panjang dibunyikan. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa, dengan masyarakat menikmati jalannya pertandingan sambil saling memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.

 

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menyiapkan sekitar 2.500 porsi makanan gratis yang dibagikan kepada peserta nobar. Berbagai hadiah doorprize juga diundi sehingga semakin meningkatkan antusiasme masyarakat yang hadir sejak sore hingga pertandingan berakhir.

 

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Jawa Timur Syalom Salombe berharap penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala internasional seperti Piala Dunia dapat memberikan dampak positif bagi daerah, tidak hanya dari sisi hiburan tetapi juga ekonomi kreatif dan industri penyiaran.

 

“Kami berharap berbagai momentum seperti Piala Dunia dapat terus menjadi penggerak kreativitas, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan industri penyiaran di Jawa Timur,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan nobar tersebut, Pemprov Jawa Timur berharap semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan yang tercermin dalam ajang Piala Dunia dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Antusiasme ribuan warga yang memadati Grahadi menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu sekaligus ruang interaksi yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat. (ivan)