Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan peralatan, tetapi juga kemampuan personel dalam mengoperasikan seluruh sarana secara optimal serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
“Kami berharap BPBD menjadi ujung tombak bagaimana pemenuhan kebutuhan itu bisa dilakukan. Hal ini dapat diwujudkan melalui kebersamaan dalam membangun partisipasi dan kemitraan publik yang strategis dengan semangat kesiapsiagaan bencana yang terpadu, tidak hanya memiliki peralatan yang baik, tetapi juga memastikan seluruh personel mampu mengoperasikannya,” ungkap Lilik.
Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi dasar utama dalam setiap kebijakan pemerintah terkait penanggulangan bencana.
Mengutip adagium Latin Salus Populi Suprema Lex Esto, Lilik menegaskan bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi sehingga seluruh kebijakan dan tindakan pemerintah harus selalu mengutamakan perlindungan masyarakat.
Senada, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Andi Eviana, mengatakan kesiapan peralatan menjadi salah satu aspek penting dalam memperkuat kapasitas daerah menghadapi beragam ancaman bencana.