Melihat keberhasilan Paguyuban Reog Purbaya yang berhasil meraih juara ketiga pada Festival Reog Nasional di Ponorogo, Eri menyatakan keinginannya menghadirkan kompetisi serupa di Surabaya.
“Ke depan, kami ingin menggelar kompetisi Reog dan Jaranan skala besar baik tingkat Jawa Timur maupun tingkat nasional di Surabaya. Saya berharap langkah ini semakin menggelorakan semangat para seniman lokal sekaligus menegaskan bahwa Surabaya merupakan salah satu pusat perkembangan seni budaya,” tandasnya.
Sementara itu, Pembina sekaligus Penasehat Paguyuban Reog Purbaya, Heru Sancoko, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Surabaya terhadap para pelaku seni tradisional. Menurutnya, kepedulian pemerintah saat ini memberikan semangat baru bagi komunitas Reog dan Jaranan untuk terus berkarya.
“Ini suatu kehormatan bagi kami di Purabaya. Kepedulian Pemkot Surabaya saat ini sangat luar biasa. Baru di kepemimpinan sekarang Wali Kota berkenan hadir langsung menyapa dan memberi perhatian kepada teman-teman penggiat seni Reog dan Jaranan yang berdomisili di Surabaya,” ujar Heru.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga seni tradisional Surabaya semakin berkembang, melahirkan generasi penerus, dan menjadi daya tarik budaya yang membanggakan bagi Kota Pahlawan. (ivan)