Ekspor Pet Food Indonesia Tumbuh 31,98%, India Jadi Pasar Utama

pemerintahan | 06 September 2026 16:16

Ekspor Pet Food Indonesia Tumbuh 31,98%, India Jadi Pasar Utama
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menghadiri peluncuran merek baru pakan kucing premium, Cat’s Favour, produksi EVO Group dalam gelaran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 pada 4-6 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. (dok antara)

JAKARTA, PustakaJC.co — Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para produsen pakan hewan peliharaan (pet food) dalam negeri untuk terus meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Langkah ini dinilai krusial agar produk lokal mampu mendominasi pasar dalam negeri sekaligus menembus pasar internasional.

 

"Pasar domestik untuk pakan hewan peliharaan sangat besar dan kami dorong produsen lokal untuk memasuki pasar ini dengan lebih optimal. Kementerian Perdagangan mendorong industri ini agar terus berkembang sehingga ekonomi kita juga tumbuh," kata Budi saat menghadiri peluncuran pakan kucing premium Cat’s Favour produksi EVO Group di ajang Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 di ICE BSD, Tangerang.

 

Budi menekankan pentingnya menjaga kualitas agar produk lokal bisa menjadi pilihan utama masyarakat di tengah maraknya produk impor. Menurutnya, kapasitas produksi yang kuat dan daya saing yang tinggi akan otomatis membuka peluang ekspor yang lebih lebar. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (6/9/2026).

 

Peluang ekspansi pasar internasional ini juga makin terbuka seiring berbagai perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia. Salah satunya lewat kerja sama Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang ditargetkan rampung tahun ini.

 

"Indonesia sudah memiliki banyak perjanjian dagang dengan berbagai negara, termasuk dengan Uni Eropa yang akan ditandatangani tahun ini. Dengan perjanjian dagang tersebut, peluang pasar bagi produk Indonesia semakin terbuka," jelas Budi.