Riefky menegaskan, media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan karya-karya kreatif daerah agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Ia optimistis banyak local hero dan local brand asal Jawa Timur yang berpeluang bersaing secara global apabila mendapat dukungan promosi dan penguatan ekosistem.
Selain kolaborasi, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Menurutnya, kesadaran pelaku ekonomi kreatif untuk mendaftarkan karya mereka masih perlu ditingkatkan agar memiliki perlindungan hukum sekaligus nilai ekonomi.
Ia menjelaskan, kekayaan intelektual yang telah terlindungi dapat menjadi aset yang memiliki nilai komersial sehingga memudahkan pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dari perbankan maupun investor.
“Bagaimana kekayaan intelektual itu bisa dikomersialisasi sehingga mempunyai nilai ekonomi untuk mendapatkan pinjaman bank ataupun investor masuk. Perlindungan terhadap hasil karya juga menjadi hal yang sangat penting,” katanya.