Penduduk Miskin di Jatim Menyusut pada Maret 2026

pemerintahan | 05 Agustus 2026 18:27

 

Berdasarkan wilayah tempat tinggal, jumlah penduduk miskin di kawasan perkotaan berkurang 53 ribu orang, sedangkan di wilayah perdesaan turun sebanyak 39,1 ribu orang.

 

Persentase kemiskinan di perkotaan juga mengalami penurunan dari 6,93 persen pada September 2025 menjadi 6,66 persen pada Maret 2026. Sementara itu, di wilayah perdesaan turun dari 12,55 persen menjadi 12,38 persen.

 

BPS juga mencatat Garis Kemiskinan (GK) di Jawa Timur pada Maret 2026 sebesar Rp609.732 per kapita per bulan. Nilai tersebut meningkat 4,22 persen dibandingkan September 2025 sebagai akibat kenaikan kebutuhan konsumsi masyarakat.

 

Komoditas makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan garis kemiskinan. Beras menjadi komoditas dengan kontribusi tertinggi, yakni sebesar 23,12 persen di wilayah perkotaan dan 24,65 persen di wilayah perdesaan.