SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar dzikir, sholawat, dan doa bersama dalam rangka mensyukuri 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, (8/8/2026) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan Jawa Timur merupakan wilayah yang penuh cahaya dan keberkahan. Pernyataan tersebut disampaikannya dengan mengutip pandangan Syech Jalaludin Rumi mengenai wilayah Indonesia bagian timur. Dilansir darj komonfojatim.go.id, Senin, (10/8/2026).
Khofifah juga menyebut Jawa Timur memiliki banyak tokoh dengan pangkat tinggi di lingkungan militer dan pemerintahan. Menurutnya, keberadaan para tokoh tersebut menjadi bagian dari cahaya yang diharapkan dapat menerangi kehidupan masyarakat.
“Jatim memang bintangnya banyak, Komandan Marinir bintangnya dua, Dankodaeral bintang dua, Koarmada bintang dua, Gubernur AAL juga bintang tiga. Maka cahayanya banyak,” kata Khofifah.
Ia berharap cahaya tersebut dapat membawa kebaikan bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.
“Mudah-mudahan menerangi hidup kita, hati kita dan menerangi Jawa Timur serta bangsa Indonesia,” ujarnya.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan habaib yang terus membimbing masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan. Salah satunya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang dinilai istiqamah mengajak umat untuk bersholawat.
Menurut Khofifah, kegiatan dzikir, istighosah, dan sholawat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.
“Kita bersyukur, kita dipandu oleh ulama-ulama kita, dipandu oleh para habaib. Kita diajak untuk mencari metode mencintai Allah dan mencintai Rasulullah Muhammad SAW,” katanya.
Ia berharap para ulama dan habaib senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat terus membimbing masyarakat dalam suasana yang aman dan damai.
“Mudah-mudahan beliau disehatkan Allah, dipanjangkan umurnya, dan terus bisa membawa umat dalam suasana aman, damai, cinta Allah, cinta Rasulullah, cinta tanah air, cinta guru-guru kita,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengapresiasi antusiasme masyarakat Jawa Timur dalam mengikuti kegiatan sholawat tersebut.
Ia menilai masyarakat Jawa Timur memiliki kecintaan yang kuat terhadap ulama, sholawat, serta berbagai bentuk kebaikan.
“Jawa Timur memang nomor satu dalam mencintai ulama, dalam mencintai sholawat, dalam mencintai kebaikan dan ini adalah luar biasa,” ujar Habib Syech.
Dalam kesempatan yang sama, ulama besar Al-Azhar Kairo, Mesir, Syekh Muhammad Muhanna turut menyampaikan doa untuk masyarakat Indonesia.
Ia mendoakan agar masyarakat Indonesia senantiasa dipersatukan oleh Allah SWT serta Indonesia menjadi negara yang sejahtera dan makmur dalam ridha Allah SWT.
Selain dzikir, sholawat, dan doa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yakni Surat Ibrahim ayat 6-7.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut dilakukan oleh Dzaniyal Muhammad Chubaibillah yang merupakan Juara Tilawah Dewasa STQH Nasional di Jambi dan Qiroat Mujawad MTQ Nasional di Kalimantan Timur.
Kegiatan dzikir, sholawat, dan doa bersama tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pemprov Jatim dalam menyambut dan mensyukuri 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. (ivan)