Peserta didik juga mengikuti praktik pemadaman kebakaran. Melalui simulasi tersebut, siswa diajak mengenali langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat sekaligus memahami pentingnya tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan.
Penguatan kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam menghadapi ancaman bencana alam maupun nonalam.
Selain edukasi kebencanaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim turut memberikan penguatan minat baca kepada para siswa melalui Mobil Perpustakaan Keliling (MPK).
Para peserta didik mengikuti dongeng bertema kebencanaan. Mereka juga mendapatkan pengenalan mengenai penyelamatan dan perlindungan arsip dari risiko kerusakan akibat bencana melalui Tandu Arkib.
Sementara itu, Dinas Sosial Jatim memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada para siswa. Materi tersebut juga disertai edukasi mengenai pencegahan bullying di lingkungan sekolah.