BANYUWANGI, PustakaJC.co – Investasi di sektor industri pengolahan kembali mengalir ke Jawa Timur. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan investasi menjadi faktor penting dalam memperkuat industri substitusi impor sekaligus mendorong hilirisasi komoditas daerah.
Hal itu disampaikan Khofifah saat mengunjungi pabrik kemasan kaleng modern di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jumat, (3/7/2026). Pabrik dengan nilai investasi sekitar Rp200 miliar tersebut mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal.
“Industri substitusi impor ini menjadi harapan baru. Setiap investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat hilirisasi,” ujar Khofifah, dikutip dari antaranews.com, Sabtu, (4/7/2026).
Menurutnya, semakin banyak bahan baku yang diolah di dalam negeri, semakin besar pula nilai tambah yang dihasilkan. Karena itu, ia berharap industri tersebut terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.