KONI Jatim Siapkan Ruang Aman untuk Atlet Hadapi Tekanan Kompetisi

pemerintahan | 12 Agustus 2026 18:33

 

Kondisi tersebut juga dinilai relevan dengan kehidupan atlet muda. Selain membawa harapan keluarga, atlet juga membawa nama Jawa Timur hingga Indonesia sehingga memiliki beban prestasi yang cukup besar.

 

Tekanan dapat semakin berat ketika atlet dituntut meraih kemenangan atau medali yang tidak sesuai dengan kemampuan dan kondisi dirinya. Dalam situasi tersebut, atlet bisa merasa kesulitan menyampaikan tekanan yang dialaminya kepada orang tua maupun lingkungan sekitar.

 

Ketua FPPI Surabaya Nenny W. Gunarso mengatakan kampanye “Ayah Bunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu” lahir dari perhatian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak laki-laki, termasuk bullying dan kekerasan.

 

Ia menegaskan bahwa anak laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang, perhatian, serta ruang aman untuk menyampaikan perasaan.

 

“Anak perempuan dan laki-laki itu sama-sama berhak mendapatkan kasih sayang, sama-sama berhak mendapatkan pelukan hangat. Enggak ada beda di sana,” ujarnya.