Mbah Sumarni selama ini tinggal bersama lima anggota keluarga. Salah satunya Poyo (64), anaknya yang mengalami disabilitas fisik dan telah terbaring sekitar 25 tahun setelah mengalami kecelakaan akibat jatuh dari pohon.
Mbah Sumarni tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan PKH Plus. Melalui PKH Plus, ia menerima bantuan sebesar Rp500 ribu.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebelumnya juga menawarkan layanan di UPT PSTW Blitar bagi Poyo dan adik Mbah Sumarni, Suprihatin (71). Namun, rencana tersebut masih akan dimusyawarahkan bersama pihak keluarga.
Mbah Sumarni menyambut baik bantuan renovasi tersebut. Ia mengaku bersyukur karena kondisi rumahnya memang membutuhkan perbaikan.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari pemerintah untuk merenovasi rumah. Kami sangat senang,” kata Mbah Sumarni. (ivan)