Proyek Lamban dan Pengelolaan Karut-Marut: Dari 5.000 Gerai Koperasi Merah Putih di Jatim, Baru 630 yang Diresmikan

pemerintahan | 16 September 2026 08:09

Proyek Lamban dan Pengelolaan Karut-Marut: Dari 5.000 Gerai Koperasi Merah Putih di Jatim, Baru 630 yang Diresmikan
Kadinkop Jatim, Endy Alim Abdi Nusa. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co - Realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur menuai sorotan tajam. Kendati digadang-gadang sebagai penggerak utama ekonomi desa, fakta di lapangan menunjukkan ketimpangan serius: dari target 5.000 gerai yang tersebar di Jawa Timur, baru 630 gerai yang diresmikan secara nasional.

 

Sebagian besar bangunan sisanya justru terancam menjadi aset mangkrak tanpa aktivitas ekonomi nyata. Dilansir dari kompas.com, Rabu, (16/9/2026).

 

Lambannya operasional program nasional ini terungkap setelah Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur melontarkan alasan klasik terkait birokrasi, yakni lamanya proses verifikasi dan validasi (verval) fisik bangunan gerai.

 

"Saat ini kami fokus untuk verval, namanya verifikasi dan validasi bangunan gerai. Harapannya bulan ini bisa selesai semua," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, di Surabaya, Selasa, (15/9/2026).