Sementara itu, dalam arahannya Mendagri Tito Karnavian secara khusus menyampaikan selamat atas penghargaan yang diterima oleh masing-masing daerah. Ia menekankan bahwa apresiasi ini merupakan bukti nyata atas bentuk kepedulian, ketulusan dan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya.
Terkait kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, ia menitikberatkan pada transformasi kebijakan dan strategi daerah terkait pengelolaan sampah. Baik yang sifatnya Hilir-Hulu maupun Hulu-Hilir.
"Banyak daerah yang sudah dan tengah berusaha mengimplementasikan kedua hal itu, ada yang berhasil ada yang belum. Salah satu yang berhasil adalah di Kota Surabaya, Jawa Timur," puji Mendagri Tito.
Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo, ia juga berharap agar setiap Pemda bisa terus menggalakkan kurve di berbagai kesempatan. Pemda diharapkan mampu menjadi pioneer dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggalakkan kurve.
"Misal di setiap kantor dinas atau kantor desa bisa dilakukan Kurve setiap dua hari dalam seminggu, maka lama-lama akan menjadi kebiasaan," contohnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito juga menyampaikan terima kasih atas kepedullian para pemerintah daerah terhadap bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur.
"Salah satunya Provinsi Jawa Timur. Saya tahu Ibu Khofifah bertruk-truk itu bantuannya kirim kesana. Inilah solidaritas kita, saling peduli terhadap daerah yang terjadi bencana diharapkan menjadi tradisi bagi kita semua karena sangat bermanfaat. Teruslah bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat kita," pungkasnya.
Selain Pemprov Jatim, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur juga menorehkan prestasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 pada berbagai kategori.
Pada Kategori Kota dengan Implementasi Program 3 Juta Rumah, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, dan Kota Surabaya menjadi perwakilan Jawa Timur yang meraih penghargaan.
Sementara pada Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Mojokerto berhasil meraih Terbaik I dan Kota Surabaya Terbaik III.
Pada Kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kota Blitar, dan Kota Madiun turut menjadi daerah berprestasi dari Jawa Timur.
Sedangkan pada Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, sejumlah daerah di Jawa Timur juga berhasil masuk jajaran pemenang, yakni Kabupaten Sidoarjo, Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Surabaya. (ivan)